Amanda Rialdi, warga asal Queensland, Australia, yang menetap di Bali sejak
2016, mendirikan Let’s Help Bali (Ayo Bantu Bali) — sebuah yayasan sosial
yang membantu warga Bali kurang mampu. Gerakan ini bermula awal 2020 di
masa pandemi, setelah ia berhasil menggalang dana sekitar A$800 dalam
semalam lewat unggahan di Facebook.
Melalui Warung Hadsan di kawasan Pemogan, Denpasar, yayasan ini membagikan
makanan gratis kepada sekitar 900 keluarga setiap bulannya, sekaligus
mempekerjakan warga yang kehilangan pekerjaan di sektor pariwisata untuk
memasak dan mendistribusikan makanan tersebut. Selain itu, Let’s Help Bali
juga telah membangun sekitar 20 rumah layak huni bagi keluarga yang
sebelumnya tidak memiliki tempat tinggal, serta menanggung biaya sekolah,
pengobatan, hingga alat bantu khusus seperti kaki palsu untuk seorang anak.
“Kami berusaha untuk tidak pernah menolak siapa pun yang benar-benar
membutuhkan bantuan,” ujar Amanda. Kini, di tengah masa pemulihan pasca-
pandemi, yayasan ini tetap konsisten menjalankan program bantuannya,
dengan fokus tambahan pada pendidikan sebagai jalan memutus rantai
kemiskinan.
Sumber: CNA.id
